Tanjunglesung.WahanaNews.co | Sepanjang libur Lebaran Idul Fitri, masyarakat banyak mengunjungi lokasi wisata pantai, khususnya di wilayah Provinsi Banten.
Meski diketahui, potensi bencana alam di kawasan wisata pantai Banten dalam kondisi siaga akibat dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun hal tersebut, tidak menyurutkan wisatawan untuk tetap berwisata.
Baca Juga:
BMKG Prediksi Wilayah Banten Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan
Saat ini diketahui, potensi bencana alam yang cukup menakutkan, yakni tsunami malam hari akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Potensi tersebut diungkapkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, beberapa waktu lalu.
Seiring naiknya status Gunung Anak Krakatau dari Level II atau Siaga, menjadi Level III atau Waspada, BMKG pun meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi wisata pantai di Banten.
Baca Juga:
Gempa M 5,5 di Banten Terasa Hingga Sukabumi
Salah satu lokasi wisata pantai yang menjadi perhatian, yakni Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang.
Belum lama ini, BMKG pun mengutus Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami pada BMKG, Daryono.
Daryono dikirim untuk melakukan inspeksi di Tanjung Lesung terkait kesiapan kawasan wisata tersebut dari potensi tsunami.
“Pagi ini bertugas untuk inspeksi di KEK Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten,” tulis Daryono melalui akun Twitter @DaryonoBMKG, Jumat 6 Mei 2022.
Menurut Daryono, ia tengah mengawasi terkait Warning Receiver System New Generation yang merupakan alat penerima informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami yang telah dipasang di Tanjung Lesung.
"Memastikan kondisi alat tersebut sehat dan mantab serta beroperasi dgn baik," tulisnya.
Tidak hanya itu, Daryono pun mendatangi Posko BMKG - BPBD yang berlokasi di belakang Tanjung Lesung Beach Resort and Hotel.
Di posko itu, Daryono bertemu dengan sejumlah wisatawan guna memberikan edukasi terkait potensi bencana alam tsunami.
"Kami mengedukasi dan menenangkan masyarakat serta para wisatawan," tulisnya.
Bahkan, Daryono juga menginspeksi sejumlah fasilitas infrastruktur kebencanaan lainnya di Tanjung Lesung.
Diantaranya, Rambu Evakuasi Tsunami, shelter tsunami, titik kumpul sementara, jalur evakuasi menuju Bukit Tanjung Lesung, hingga Papan Informasi Gejala Alam dan Cara Selamat dari Tsunami di Kompleks KEK Tanjung Lesung. "Menuju wisata aman tsunami," tulis Daryono.[mga]