Ketika tanah memiliki pH asam, memiliki angka pH di bawah lima, sementara tanah dengan pH basa lebih dari tujuh atau alkali.
Selain itu, tanah dikatakan netral atau normal berkisar 5-7 dan pemakaian garam sebagai pupuk dapat menetralkan pH tanah tanaman.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Kemudian, manfaat ke dua dapat membasmi bakteri dan jamur, agar tanaman tidak mudah sakit dan mati. Garam juga berfungsi untuk memperkuat akar dan batang tanaman.
Selain itu, garam bisa mengusir hama pada media tanah seperti siput, rayap, dan lain sebagainya. Garam juga bisa menggantikan kebutuhan kalium dan menyuburkan media tanam.
Dengan demikian, penggunaan pupuk garam pada tanaman cabai ini sering dilakukan oleh petani cabai agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan.
Sebelum memulai pemupukan tanaman cabai dengan garam dapur, pastikan tanaman cabai berusia sekitar dua hingga tiga minggu atau yang sudah terlihat bunganya.
Sebab, usia itu pas untuk dilakukan pemupukan pertama.