BANTEN.WAHANANEWS.CO, Kota Cilegon - Perjalanan sejauh kurang lebih 1.200 kilometer dari Cilegon Banten menuju Singaraja, Bali, resmi dimulai dari PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilegon, Minggu (14/6/2026) pagi. Sebanyak 30 motor listrik yang dikendarai 30 peserta dalam kegiatan Riding Nusantara 2026 dilepas untuk menempuh perjalanan tanpa bahan bakar minyak selama empat hari, mulai 14 hingga 18 Juni 2026. Sebuah pembuktian nyata kesiapan ekosistem kendaraan listrik Indonesia, mulai dari kendaraan, pengendara, hingga infrastruktur kelistrikan di sepanjang lintasan.
Keberangkatan peserta dilepas langsung oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani, bersama Slamet Kasbi, Koordinator Pengujian Ketenagalistrikan Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE), dan Manager PLN ULP Cilegon. Dimulai dari Kota Cilegon, perjalanan ini menjadi pembuktian bahwa kendaraan listrik tidak lagi terbatas untuk mobilitas perkotaan, melainkan telah siap digunakan untuk perjalanan jarak jauh dengan dukungan ekosistem yang terus berkembang.
Baca Juga:
Tebar Keberkahan Idul Adha 1447 H, PLN UID Banten Salurkan Daging Kurban untuk Ratusan Masyarakat
Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani menilai kegiatan ini sebagai gambaran nyata bagaimana kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendukung target transisi energi nasional.
"Transisi energi tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui keberanian masyarakat untuk mencoba dan memberi contoh. Riding Nusantara 2026 menjadi salah satu bentuk edukasi yang sangat baik karena menunjukkan secara langsung bahwa kendaraan listrik dapat digunakan untuk mobilitas jarak jauh dengan dukungan ekosistem yang terus berkembang," ujar Sripeni.
Dipilihnya Cilegon sebagai titik awal perjalanan memiliki makna tersendiri. Selain dikenal sebagai salah satu pusat industri nasional, kota ini juga menjadi simbol berkembangnya pemanfaatan energi yang lebih bersih. Dari kota di ujung barat Pulau Jawa inilah pembuktian kesiapan kendaraan listrik untuk menempuh perjalanan lintas pulau dimulai.
Baca Juga:
Tebar Keberkahan Idul Adha 1447 H, PLN UID Banten Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat
Kegiatan bertema "Pembuktian Motor Listrik Indonesia" ini digagas oleh komunitas Elektrik Riders Indonesia (ERI) yang dipimpin oleh M. Dipo Kartono, CEO Elektrik Rakyat Indonesia yang akrab disapa Divo Gimbal, sekaligus pemrakarsa Riding Nusantara 2026. Rombongan akan menempuh rute Cilegon–Cirebon–Semarang–Salatiga–Solo–Surabaya–Bali (Singaraja), melintasi dua pulau besar dalam satu rangkaian perjalanan.
"Perjalanan ini bukan tentang siapa yang paling cepat sampai tujuan, tetapi tentang membuktikan bahwa kendaraan listrik sudah siap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, perjalanan jarak jauh menggunakan motor listrik bukan lagi sesuatu yang sulit," ujar Divo.
Untuk memastikan kelancarannya, PLN hadir di sepanjang rute sebagai penghubung utama mobilitas kendaraan listrik lintas pulau, menyediakan layanan pengisian daya gratis melalui SPKLU dan SPBKLU, area istirahat, serta makanan dan minuman ringan di setiap titik persinggahan, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali.
Sebagai unit pertama dalam rangkaian perjalanan, PLN UID Banten melalui ULP Cilegon dan UP3 Cikokol memastikan kelancaran proses pengisian daya pada segmen awal rute menuju Cirebon, langkah pertama dari rantai dukungan kelistrikan yang akan terus tersambung dari satu unit PLN ke unit lainnya, hingga rombongan tiba di garis akhir di Singaraja, Bali. Dukungan estafet ini menjadi cerminan kesiapan PLN sebagai tulang punggung infrastruktur yang menghubungkan ekosistem kendaraan listrik di seluruh penjuru negeri.
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa dimulainya perjalanan dari Cilegon memiliki makna tersendiri bagi PLN.
"Kami bangga Cilegon menjadi titik awal perjalanan ini. Bagi PLN, Riding Nusantara 2026 bukan sekadar perjalanan dari satu kota ke kota lain, melainkan sebuah pembuktian bahwa ekosistem kendaraan listrik Indonesia terus tumbuh dan semakin siap mendukung mobilitas masyarakat," ungkap Joharifin.
Ia menambahkan, PLN berkomitmen menghadirkan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik melalui pembangunan infrastruktur yang semakin luas dan andal, sehingga perjalanan ini dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa beralih ke kendaraan listrik kini semakin mudah, nyaman, dan dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
"Yang kami bangun bukan hanya jaringan listrik, tetapi juga konektivitas. Ketika pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dari Cilegon hingga Bali dengan dukungan layanan PLN di setiap titik persinggahan, itulah wujud nyata ekosistem kendaraan listrik yang saling terhubung," tutup Joharifin.
[Redaktur: Amanda Zubehor]