Dirinya menambahkan, keberhasilan menjaga keandalan listrik di berbagai lokasi upacara di sejumlah daerah merupakan hasil dari persiapan menyeluruh yang dilakukan PLN sejak awal Agustus lalu. Sebelumnya, PLN telah melakukan asesmen kondisi sistem kelistrikan, simulasi beban, pengujian peralatan, serta penguatan koordinasi dan kesiapan personel. Pengamanan juga disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing lokasi.
"Kami menyiapkan pengamanan berlapis serta personel dan peralatan pendukung untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan aman dan lancar," ujar Darmawan.
Baca Juga:
Pensiunkan PLTD 13 GW, ALPERKLINAS: Momentum PLN Percepat Kemandirian Energi Nasional
Darmawan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang telah memberikan arahan dan dukungan penuh kepada PLN dalam memastikan kesiapan dan keandalan sistem kelistrikan selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, dalam hal ini Menteri ESDM, atas support yang luar biasa kepada PLN. Ini menjadi kekuatan bagi kami untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan siap, andal, dan mampu mendukung setiap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI," kata Darmawan.
Selain di Jakarta, keandalan listrik juga terjaga di berbagai daerah. Di Sumatera Utara, PLN menyiagakan 3.069 personel yang ditempatkan di 311 titik strategis selama masa siaga. Di wilayah Jawa Timur, selain daya mampu pasok pembangkit yang cukup, kelancaran prosesi upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga ditopang oleh 5.524 personel dan 1.309 unit peralatan pendukung, yang terdiri dari genset, UPS, gardu bergerak, armada _crane_, _skylift_ dan kendaraan operasional.
Baca Juga:
PLN Nusantara Power Resmikan HRS Merah Putih 3.0 di Muara Tawar, TKDN Tembus 70 Persen
Sementara itu, di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, PLN menyiagakan sebanyak 2.430 personel dan 287 peralatan distribusi di 79 posko siaga dan 61 lokasi prioritas. PLN juga menyiapkan 471 kendaran operasional untuk mendukung kelancaran penanganan apabila terjadi gangguan.
Di wilayah Indonesia Timur, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), PLN menerjunkan 1.406 personel guna menjaga keandalan sistem selama rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilaksanakan. Dukungan tersebut diperkuat dengan 133 unit peralatan dan 321 kendaraan operasional, serta kesiapan material cadang gangguan di lokasi-lokasi prioritas.
”Sistem utama di setiap daerah kami siapkan, sistem cadangan kami siagakan, dan personel kami tempatkan di titik-titik strategis se-Indonesia. Seluruhnya dipantau selama rangkaian kegiatan berlangsung agar setiap kondisi dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ucap Darmawan.