BANTEN.WAHANANEWS.CO, Rangkasbitung - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui PLN UP3 Banten Selatan menyatakan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan tradisi Seba Baduy 2026 di Kabupaten Lebak. Kesiapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi adat berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan.
Seba Baduy merupakan tradisi tahunan yang sarat nilai budaya dan telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat adat Baduy. Dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut, PLN menempatkan keandalan listrik sebagai prioritas utama dengan menyiapkan sistem kelistrikan yang andal dan siaga penuh selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga:
Langkah Kecil untuk Bumi, PLN UID Banten Gaungkan Clean Energy Day Lewat Aksi Nyata Pegawai
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa dukungan PLN dalam kegiatan Seba Baduy merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan listrik sekaligus mendukung pelestarian budaya.
“PLN tidak hanya hadir untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran tradisi yang memiliki nilai budaya tinggi. Keandalan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung kegiatan masyarakat, termasuk dalam momentum budaya seperti Seba Baduy,” ujar Joharifin.
Ia menambahkan bahwa PLN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan kesiapan sistem dan personel di lapangan.
Baca Juga:
Gelar Apel Pasukan, PLN UID Banten Komitmen Percepat Layanan Pasang Baru dan Tambah Daya untuk Pelanggan
“Kami memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi optimal, didukung personel siaga yang siap merespons dengan cepat apabila terjadi potensi gangguan,” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Selatan, Tri Haryanto, menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan guna menjaga keandalan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.
“Kami telah melakukan penguatan sistem distribusi, peningkatan pengawasan jaringan, serta menyiagakan personel di titik-titik vital. Seluruh peralatan pendukung juga dipastikan dalam kondisi siap guna mengantisipasi potensi gangguan,” ujarnya.