BANTEN.WAHANANEWS.CO, Tangerang - Dalam upaya mendorong peran perempuan yang lebih berdampak, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menghadirkan kegiatan Inspiring Srikandi bertajuk “Inspired Women, Powerful Impact : Srikandi PLN Tumbuh Bersama dan Berdampak Nyata” sebagai ruang penguatan kapasitas dan kontribusi Srikandi PLN.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk mendorong pengembangan kapasitas, penguatan personal leadership, serta memperluas kontribusi sosial.
Baca Juga:
PLN Tasikmalaya Salurkan Bantuan Depot Air ke Pesantren, Dorong Kemandirian Ekonomi Santri
Hadir sebagai narasumber, Dea Rizkita membahas komunikasi dan personal branding, Edhy Surbakti pada aspek manajemen bisnis dan keuangan, serta Muhamad Arif Kirdiati terkait pemberdayaan program. Kehadiran para narasumber ini memperkaya perspektif Srikandi PLN dalam membangun kompetensi, kepercayaan diri, serta peran strategis di lingkungan kerja maupun lingkungan sekitar.
General Manager PLN UID Banten, Muhamad Joharifin, menyampaikan bahwa penguatan peran perempuan di PLN tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan organisasi, tetapi juga merupakan strategi dalam menciptakan nilai tambah.
“Melalui program Srikandi Movement ini, perempuan tidak hanya menjadi bagian dari sistem, tetapi juga penggerak perubahan yang menghadirkan solusi,” ungkap Joharifin.
Baca Juga:
Srikandi PLN UP3 Bekasi Sambung Listrik Gratis untuk Keluarga Pra-Sejahtera di Hari Kartini
Ia menambahkan bahwa peran perempuan, baik di lingkungan kerja maupun dalam keluarga, memiliki kontribusi penting, terutama dalam membentuk generasi masa depan bangsa.
“Kehadiran para narasumber inspiratif dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat kapasitas dan kualitas Srikandi PLN, agar mampu terus berkembang, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi organisasi maupun masyarakat,” tambah Joharifin.
Dalam sesi inspiratif, para narasumber juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi, kemampuan komunikasi, serta personal branding dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin berkembang.