"Bagi yang berada di lantai atas, saya tidak anjurkan untuk evakuasi tetapi tunggu saja di atas," paparnya.
Dia pun menyampaikan bahwa pihak hotel telah melakukan pengecekan gedung dan tidak ditemukan keretakan akibat gempa.
Baca Juga:
Sudah Kemarau Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
"Karena konstruksinya cukup kuat," katanya.
Menurut Sandiaga, sang general manager hotel tersebut telah berpengalaman menghadapi gempa di Palu pada 2018.
Dia pun mengakui, gempa kali ini sangat terasa.
Baca Juga:
Kontur Makin Rapat, Tanda Bahaya Gempa di Indonesia Semakin Meningkat
"Ini ternyata 150 km dari Gorontalo, dengan titik ke dalaman 20 kilometer," katanya.
Menurut BMKG, Pusat gempa diketahui berada pada 71 kilometer tenggara Bolaanguki Bolsel, Sulawesi Utara, 98 kilometer Kotamobagu, dan 163 kilometer Tenggara Gorontalo.
Gempa tersebut tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.