Makanan yang dibawa astronot ke International Space Station (ISS) mengalami proses pengawetan makanan yang disebut pengeringan beku.
Langkah pertama dari proses pengeringan beku adaah pembekuan makanan yang sepenuhnya disiapkan pada suhu sekitar minus 4 derajat Celcius.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Selanjutnya, makanan dimasukkan ke dalam ruang vakum dan dipanaskan hingga kandungan air makanan menyublim atau berubah dari padat (es) menjadi gas (uap air).
Uap air disedot keluar dari ruang vakum dan proses ini diulangi sebanyak yang diperlukan untuk menghilangkan hampir semua kandungan air makanan.
Proses ini membunuh beberapa bakteri dan menghentikan bakteri berkembang biak agar tidak merusak makanan.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Fungsi lain dari pengeringan beku adalah mengurangi berat makanan secara drastis, yang berarti muatan lebih ringan.
Proses umum lainnya yang memastikan makanan ruang angkasa bertahan lama adalah termostabilisasi dan iradiasi.
Termostabilisasi adalah proses memaparkan kaleng atau kantong pada panas dan tekanan tinggi, sedangkan iradiasi memaparkan makanan dan kemasan pada radiasi pengion.