Kedua proses tersebut menghilangkan bakteri yang dapat merusak makanan.
Selain makanan yang dibekukan, para astronot juga dapat makan makanan dalam bentuk alami mereka seperti kacang, granola batangan, permen, kue kering, dan lainnya, yang dikemas ulang di Laboratorium Sistem Pangan Luar Angkasa.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Bagaimana Astronot Makan di Ruang Angkasa?
Makanan ruang angkasa biasanya dikemas dalam kemasan plastik atau kaleng.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Untuk mencegah makanan melayang saat dimakan, kemasan makanan memiliki tempelan Velcro sehingga dapat dilekatkan pada nampan atau meja.
Selain itu, makan di ruang angka membutuhkan peralatan tambahan, yakni gunting.
Gunting digunakan untuk membuka kantong tertutup vakum dan kantong retort tempat makanan ruang angkasa dikemas.