BANTEN.WAHANANEWS.CO, Lebak - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memperkuat kesiapan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat melalui revitalisasi Gudang PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan.
Pembenahan fasilitas logistik tersebut membuat penyimpanan, pencarian, hingga pengambilan material kelistrikan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan aman.
Baca Juga:
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Revitalisasi Pasar Tradisional Demi Dongkrak Ekonomi
Keberadaan gudang yang tertata memiliki peran penting dalam mendukung pekerjaan petugas di lapangan. Ketika material yang dibutuhkan dapat ditemukan dan didistribusikan dengan segera, proses pemeliharaan jaringan maupun penanganan gangguan berpotensi berlangsung lebih efektif sehingga layanan kepada masyarakat dapat dipulihkan lebih cepat.
General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, menjelaskan bahwa revitalisasi gudang bukan sekadar pembenahan bangunan, melainkan penguatan sistem pendukung pelayanan kelistrikan.
“Di balik pelayanan listrik yang diterima masyarakat, terdapat kesiapan petugas, peralatan, dan material yang harus dikelola dengan baik. Gudang yang semakin tertata memungkinkan setiap kebutuhan material dipersiapkan secara cepat dan tepat untuk mendukung pekerjaan petugas di lapangan,” ujar Tonny.
Baca Juga:
Tahun Ini, Kemendikdasmen Target Revitalisasi 71.744 Gedung Sekolah
Menurut Tonny, pertumbuhan jaringan dan kebutuhan pelayanan kelistrikan di wilayah Banten Selatan perlu diimbangi dengan fasilitas logistik yang semakin aman, efisien, dan mampu mendukung kebutuhan operasional dalam jangka panjang.
“Ketika pengelolaan material semakin cepat, akurat, aman, dan transparan, waktu persiapan penanganan di lapangan dapat semakin singkat. Muara dari seluruh pembenahan ini adalah pelayanan kelistrikan yang semakin andal dan responsif bagi masyarakat,” tambahnya.
Revitalisasi tersebut menghadirkan sistem penyimpanan yang lebih teratur sehingga proses pencarian, pengambilan, dan pengendalian material dapat dilakukan secara sistematis. Penerapan budaya kerja 5S, yakni Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke, juga diperkuat untuk menjaga kerapian, kebersihan, keselamatan, dan kedisiplinan dalam pengelolaan gudang.