Manager PLN UP3 Banten Selatan, Tri Haryanto, menyampaikan bahwa kesiapan material merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung kecepatan gerak petugas saat melayani kebutuhan masyarakat.
“Petugas di lapangan membutuhkan material yang tepat, dalam kondisi baik, dan tersedia ketika diperlukan. Melalui revitalisasi ini, alur pengambilan material menjadi lebih tertib sehingga tim dapat bergerak lebih efektif dalam menjalankan pemeliharaan maupun penanganan gangguan,” jelas Tri.
Baca Juga:
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Revitalisasi Pasar Tradisional Demi Dongkrak Ekonomi
Ia menambahkan, tata kelola gudang yang lebih baik juga membantu memastikan setiap material tercatat, tersimpan, dan digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, pengelolaan aset menjadi lebih transparan sekaligus mendukung keselamatan pekerja.
“Fasilitas yang telah diperbarui ini akan kami jaga melalui disiplin kerja dan penerapan keselamatan secara konsisten. Kami ingin setiap pembenahan internal benar-benar menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang semakin cepat dan andal,” kata Tri.
Ke depan, PLN UID Banten mendorong pengelolaan gudang yang semakin modern dan berbasis data. Digitalisasi siklus keluar-masuk material akan dikembangkan agar ketersediaan dan pergerakan material dapat dipantau secara transparan dan waktu nyata.
Baca Juga:
Tahun Ini, Kemendikdasmen Target Revitalisasi 71.744 Gedung Sekolah
Revitalisasi Gudang PLN UP3 Banten Selatan sekaligus menjadi bagian dari persiapan unit tersebut untuk mengikuti Program Awarding Gudang Tingkat Nasional 2026.
Namun lebih dari pencapaian kompetisi, pembenahan ini menjadi langkah berkelanjutan PLN dalam memperkuat kesiapan operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Banten Selatan.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]