WahanaNews-Banten | Okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di wilayah Anyer hingga Carita dan pesisir Banten mencapai 100 persen, selama musim libur Lebaran Idul Fitri 1443 H/2022.
Total, ada sekitar 3.800 kamar hotel yang berada di pesisir Banten sudah terisi penuh hingga akhir pekan liburan lalu.
Baca Juga:
Gelar Naker Expo, Kemnaker Sediakan Puluhan Ribu Lowongan Pekerjaan di Tiga Kota
"Terisi penuh semua, ada yang tadinya 80 persen jadi 100 persen,” ujar Ketua PHRI Banten, Ahmad Sari Alam beberapa waktu lalu.
Ia menjelaksan, wisatawan yang menginap di hotel pesisir Banten sekitar 90 persennya berasal dari wilayah Jakarta, Tangerang maupun Bandung. Mereka mengisi hotel yang ada di Anyer, Carita, Tanjung Lesung hingga Sawarna.
Tingkat keterisian hotel di pesisir pantai Banten pun dinilai bisa membangkitkan kembali geliat perekonomian masyarakat yang menggantungkan dapurnya dari objek wisata.
Baca Juga:
Sudinkes Jakarta Barat Ingatkan Rumah Sakit Terus Terapkan Pelayanan Berbasis Hospitality
"Jadi tingkat hunian sangat luar biasa. Kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, yang telah membuka cuti bersama ini, sehingga hotel yang darinya pandemi menjadi endemi dan sangat terpuruk selama dua tahun lebih dari krisis moneter, sekarang kita sudah bangkit lagi," terangnya.
Menurutnya, jika dibandingkan tahun 2019, tingkat hunian hotel di tahun 2022 sangat meningkat pesat. Karena di tahun 2019, kondisi pariwisata Banten belum pulih paska di hantam tsunami senyap Gunung Anak Krakatau tahun 2018.
PHRI pun berterima kasih ke petugas kepolisian yang sudah bekerja keras mengatur lalu lintas selama libur lebaran 2022. Sehingga kepadatan wisatawan setelah dua tahun sulit berlibur, bisa terurai dengan baik.
"Jadi karena arus (wisata) itu terlalu besar karena mereka dua tahun terbendung itu, tapi masih terurai oleh kepolisian kita dan cukup baik sekali dan tingkat hunian membeludak," pungkasnya. [afs]