Banten. WahanaNews.co - Direktur Electricity Related Business PLN Icon Plus Chipta Perdana mengatakan transformasi hijau dan digital tidak bisa dipisahkan.
“Kami percaya bahwa transformasi hijau dan transformasi digital tidak dapat dipisahkan. Transformasi hijau membutuhkan transformasi digital dan transformasi digital akan membawa lingkungan yang lebih hijau kepada dunia,” kata Chipta dalam kegiatan Climate Impact Innovation Challenge (CIIC) di Jakarta, Sabtu.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Percepat Pemulihan Listrik Pasca Bencana di Aceh, Kembali Kirim 18 Petugas Tim Recovery
Oleh karena itu, PLN Icon Plus, sebagai subholding PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), membangun portofolio bisnis yang dapat menjangkau transformasi hijau sekaligus digital.
Chipta menyebut terdapat tiga area utama yang menjadi prioritas PLN, yaitu bisnis kendaraan listrik, panel surya, dan digitalisasi.
Dalam lingkup bisnis kendaraan listrik, PLN berfokus pada bisnis stasiun pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).
Baca Juga:
Dukungan PLN di MXGP Lombok Tuai Pujian, ALPERKLINAS: Standar Listrik Andal Harus Dirasakan Semua Konsumen
Pada konteks itu, PLN melakukan pengembangan platform digital PLN Mobile untuk membantu pengguna kendaraan listrik mengakses stasiun pengisian daya dan stasiun penukaran baterai.
“Masyarakat dapat mengakses lokasi stasiun pengisian daya dan melakukan pembayaran di aplikasi. Para ojek online (ojol) juga bisa mengakses lokasi stasiun penukaran baterai,” jelas Chipta.
Sama halnya dengan bisnis kendaraan listrik yang turut melibatkan digital, bisnis panel surya PLN juga memanfaatkan platform digital.