“Industri memiliki peran strategis dalam perekonomian dan pertumbuhan kebutuhan listrik di Banten. Besarnya potensi daya yang tersedia menjadi modal bagi PLN untuk memberikan layanan kelistrikan yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan setiap investor maupun pelaku industri,” kata Tonny.
Selain mendukung investasi dan hilirisasi industri, PLN UID Banten juga terus berperan dalam pelaksanaan agenda prioritas Asta Cita. Hingga Juli 2026, PLN telah mendukung pompanisasi pertanian di 44 titik, menyalakan listrik di 315 lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis, dan mengalirkan daya bagi 374 pelanggan Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga:
Elektrifikasi Jadi Pengungkit Ekosistem Pangan Rendah Karbon, Badak Hitam PLN UID Banten Raih Lestari Award 2026
“Dukungan PLN tidak hanya diarahkan untuk sektor industri, tetapi juga menyentuh program-program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, penyediaan makanan bergizi, hingga penguatan ekonomi desa, seluruhnya membutuhkan dukungan listrik yang andal,” tutur Tonny.
Di sisi lain, perluasan akses listrik terus dilakukan untuk mendorong pemerataan layanan kelistrikan. Rasio elektrifikasi Provinsi Banten saat ini telah mencapai 99,99 persen. Sebagai bagian dari upaya menuju layanan listrik desa 100 persen,
Melalui audiensi ini, PLN UID Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen penuh untuk terus mempererat sinergi. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan pasokan energi yang andal, merata, dan ramah lingkungan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga:
Lewat HUB UMKM, PLN UID Banten Dorong Kreativitas Masyarakat Jadi Peluang Usaha
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]