BANTEN.WAHANANEWS.CO, Pandeglang - The Tuner dapat dikatakan sebagai grup band musik penyandang disabilitas pertama di Kabupaten Pandeglang, bahkan di Provinsi Banten. Seluruh personelnya merupakan penyandang disabilitas tunanetra.
The Tuner digawangi oleh Ahmad Jumaedi sebagai gitaris, Nurfai sebagai drummer, Ahmad Yani atau Ahmad Junior sebagai keyboard, Iyan Septian dan Sifa sebagai vokalis. Meski memiliki keterbatasan, kelimanya mampu melampaui keterbatasan untuk terus bisa berkarya. Band ini berdiri pada tahun 2014.
Baca Juga:
Kiai di Banten Diciduk Polisi Usai Janjikan Bisa Ubah Rp 10 Juta Jadi Rp 1 Miliar dengan Boks Ajaib
"Kita berawal dari hobi, jadi apapun keadaannya kita terus berkarya. Musik pada akhirnya menyatukan kita," kata Ahmad Jumaedi dilansir detikcom, Senin.
Ahmad menceritakan cikal bakal band ini berdiri. Menurutnya, The Tuner lahir dari beberapa sekolah khusus (SKh) yang ada di Pandeglang. Ahmad bersama dengan lainnya mengikuti perlombaan nyanyi antarsekolah khusus di Pandeglang. Dari situ, musik kemudian menyatukan keinginan mereka untuk berkreativitas dan berkarya.
The Tuner kata Ahmad bukan nama pertama. Dulu, The Tunet sempat menjadi nama band mereka. Nama The Tunet mereka ambil karena semua personil tunanetra.
Baca Juga:
Tim SAR Cari Nelayan Pandeglang yang Hilang Terseret Ombak di Racecet
"Sempat Ahmad Friend. Kita semuanya tunanetra, ada nama the Tunet, kayanya gimana pakai The Tunet. Akhirnya menjadi The Tuner," ucap Ahmad.
Ahmad mengaku sudah menikah dan mempunyai satu orang anak. Istrinya saat ini berkerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah menengah pertama (SMP). Kisah percintaan ini kemudian menjadi inspirasi terciptanya single pertama The Tuner yang berjudul "Keputusanmu". Menurut Ahmad, lagu itu mengisahkan perjalanan kisah cintanya.
"Singel pertama kami Keputusanmu, diangkat dari kisah perjalanan percintaan," katanya.