"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Banten atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini bukan hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga membangun optimisme dan semangat anak-anak untuk terus belajar. Insya Allah, ketika bangunan ini selesai, mereka akan memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung potensi mereka untuk berkembang," ungkap KH Jazuli.
Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya lembaran baru bagi MA Citepuseun. Di atas tanah yang selama ini menjadi saksi perjuangan para guru dan siswa menembus keterbatasan, akan berdiri ruang belajar yang lebih layak.
Baca Juga:
PLN UID Banten Siagakan 1.419 Personel dan 64 Posko untuk Amankan Pasokan Listrik Saat Idul Adha 1447 H
Bagi PLN UID Banten, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan bangunan sekolah. Ini adalah tentang menjaga mimpi-mimpi tetap hidup, memastikan harapan terus tumbuh, dan menghadirkan keyakinan bahwa tidak ada anak bangsa yang boleh tertinggal hanya karena keterbatasan fasilitas pendidikan.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]