Dari pantauan CCTV, pelaku masuk ke kantor dengan cara membobol pintu belakang.
"Pelakunya dua orang, menggunakan penutup kepala dan masker," kata dia.
Baca Juga:
Spesialis Pembobol Alfamidi Aek Kanopan Ditangkap, Rugi Rp 84 Juta Lebih!
Selain mengambil paket, pelaku juga sempat mencabut kabel CCTV dan menghapus rekaman CCTV sehingga aksinya mereka di dalam ruangan tidak terekam.
Menurut Iman, ini adalah kali kedua kantor SiCepat Rangkasbitung dibobol maling setelah sebelumnya terjadi pada Desember 2022 lalu.
Karena peristiwa ini, SiCiepat Rangkabitung meliburkan pengiriman dan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan SiCepat pusat terkait nasib paket konsumen yang dicuri.
Baca Juga:
Fakta-Fakta Kasus WNA Bulgaria yang Bobol ATM di Yogyakarta Gunakan Software
Sementara Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Andi Kurniady mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.
"Sudah diperiksa saksi dan juga CCTV, akan kita umumkan setelah ada hasilnya," kata dia saat dikonfirmasi.[ss]