Penindakan melalui sistem ETLE juga menunjukkan peningkatan signifikan, terutama di Polres Serang, yang mencatat pencapaian 477 persen dari target.
Menariknya, tilang manual yang sebelumnya dihentikan kini kembali diberlakukan dengan total 1.781 penindakan.
Baca Juga:
Satreslantas Mukomuko Catat 95 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Nala
Dalam kategori capaian tertinggi, terdapat beberapa catatan penting, antara lain ETLE di Polres Serang dengan 668 kegiatan, tilang manual di Polresta Tangerang yang mencapai 259 persen dari target, serta teguran lisan di Polres Serang dengan pencapaian 717 persen dari target.
Dirlantas Polda Banten menyatakan, meskipun total target penegakan hukum mengalami penurunan sebesar 44 persen dibandingkan tahun 2024, total capaian justru meningkat 10 persen, dari 13.587 kegiatan menjadi 28.475 kegiatan.
“Menariknya, meskipun total target gakkum turun 44 persen, capaian justru mengalami peningkatan 100 persen,” kata dia.
Baca Juga:
Penghargaan untuk Bupati Kotim atas Dukungan Implementasi ETLE
Namun, di balik pencapaian tersebut, satu temuan penting dalam evaluasi adalah kenaikan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Meskipun jumlah kecelakaan menunjukkan penurunan sebesar 15 persen, atau dari 20 kasus pada 2024 menjadi 17 kasus pada 2025, jumlah korban meninggal justru meningkat dari dua korban menjadi delapan korban.
Selain itu, pelanggaran yang paling sering terjadi adalah tidak memakai helm SNI, mencakup 91 persen dari total pelanggaran untuk sepeda motor (R2), dan tidak menggunakan sabuk pengaman yang mencapai 96 persen dari total pelanggaran untuk mobil (R4).