Ketua Kelompok Petani Kopi Citaman Lawangtaji, Kang Maman, mengatakan bahwa K-TRACK lahir dari semangat masyarakat untuk memperkenalkan kopi khas Gunung Karang melalui pendekatan yang berbeda, yakni menggabungkan wisata, edukasi, dan konservasi dalam satu kawasan.
"Kami ingin orang datang bukan hanya membeli kopi, tetapi juga merasakan pengalaman menyusuri hutan kopi, mengenal cerita di balik Kopi Leupeh Lalay, serta melihat bagaimana masyarakat menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan kami. Dukungan dari PLN memberikan semangat dan kesempatan bagi kami untuk mewujudkan mimpi tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ungkap Kang Maman.
Baca Juga:
Pemkab Lebak Minta Masyarakat Laporkan Kasus Kekerasan Seksual Segera
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, PLN UID Banten berharap K-TRACK dapat terus berkembang sebagai model pemberdayaan masyarakat yang mampu menjaga kelestarian lingkungan, membuka peluang ekonomi baru, serta memperkenalkan kekayaan Hutan Kopi Gunung Karang dan Kopi Leupeh Lalay ke tingkat nasional.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]