BANTEN.WAHANANEWS.CO, Tangerang - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menghadirkan SPKLU Center pertama milik PLN di Provinsi Banten yang berlokasi di kawasan Aloha Pasir Putih PIK 2, Kabupaten Tangerang. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kendaraan listrik sekaligus menghadirkan layanan pengisian daya yang lebih cepat dan nyaman di kawasan publik strategis.
Peresmian SPKLU Center ini dihadiri oleh EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PT PLN (Persero) Joni, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten Ari James Faraddy, General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra Provinsi Banten Dr. Komarudin, MAP yang mewakili Gubernur Provinsi Banten, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Resmiati Marningsih yang mewakili Bupati Kabupaten Tangerang.
Baca Juga:
Infrastruktur EV Makin Kuat, PLN Resmikan SPKLU Center ke-4 di Jakarta
Turut hadir Operation Division Deputy Head Agung Sedayu, Ang Fu Shen dan influencer otomotif, Ridwan Hanif.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Ari James Faraddy menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan pelaku kawasan usaha.
“Kehadiran SPKLU Center ini menjadi langkah positif dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Banten. Infrastruktur yang semakin mudah dijangkau akan mendorong kepercayaan masyarakat untuk mulai beralih menggunakan kendaraan listrik,” ujar Ari James.
Baca Juga:
Transaksi Melejit 5 Kali, PLN Perkuat Ekosistem EV Jakarta Lewat SPKLU Center ke-4
Ia menambahkan bahwa pengembangan kendaraan listrik di Banten juga mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.
“Kegiatan ini telah mendapatkan atensi dari Gubernur Banten, Bapak Andra Soni, yang juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta akses energi bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Banten tentu mendukung kolaborasi seperti ini sebagai bagian dari upaya menuju kemandirian energi dan transportasi yang lebih modern,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU Center menjadi bentuk komitmen PLN dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik di wilayah Banten.
“Hadirnya SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2 ini merupakan bukti komitmen PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah Banten selaras dengan program Pemerintah Pusat,” ujar Joharifin.
Ia menjelaskan bahwa SPKLU Center di Aloha PIK 2 saat ini memiliki total 11 mesin pengisian daya yang terdiri dari 8 mesin Ultra Fast Charging dan 3 mesin Medium Charging.
“Penambahan fasilitas ini dilakukan untuk menghadirkan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik. Dengan teknologi Ultra Fast Charging, pengguna EV dapat melakukan pengisian daya secara lebih cepat sehingga mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis,” jelasnya.
Joharifin juga menegaskan bahwa PLN terus memperluas pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Provinsi Banten.
“Sebaran SPKLU di wilayah Banten saat ini sudah semakin banyak dan berada di lokasi-lokasi strategis. Ke depan, beberapa SPKLU Center lainnya juga akan terus dikembangkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Joharifin mengapresiasi kolaborasi bersama Agung Sedayu Group dalam menghadirkan SPKLU Center di kawasan lifestyle dan pariwisata.
“Penempatan SPKLU di pusat gaya hidup dan pariwisata seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa transisi energi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masa depan yang lebih hijau dan bersih. Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang luar biasa bersama Agung Sedayu Group,” ujarnya.
Operation Division Deputy Head Pantai Aloha Ang Fu Shen menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU Center menjadi bagian dari pengembangan kawasan Aloha sebagai destinasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama PLN dalam menghadirkan SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2. Kehadiran fasilitas ini memberikan nilai tambah bagi pengunjung sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas kendaraan listrik yang terus berkembang,” ujar Ang Fu Shen.
Hingga saat ini, PLN telah menghadirkan 253 unit SPKLU yang tersebar di 139 lokasi di Provinsi Banten sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung pertumbuhan kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU Center ini semakin memperkuat peran PLN dalam menyediakan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan secara lebih luas.
Melalui pengembangan SPKLU Center di Aloha PIK 2, PLN terus mendorong transformasi mobilitas berbasis energi bersih sekaligus menghadirkan pengalaman baru dalam penggunaan kendaraan listrik yang lebih praktis, cepat, dan terintegrasi dengan aktivitas masyarakat.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]