WahanaNews-Banten | Dari maraknya pemberitaan media terkait pekerjaan proyek Turap Penahan Tanah (TPT) yang berada di kali/anak sungai Perumahan Taman Kirana di Desa Pasanggrahan Kec. Solear, Kab. Tangerang, yang terkesan asal-asalan.
Pekerjanya juga tidak memakai perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta tidak memiliki papan proyek.
Baca Juga:
Perkuat Keamanan Digital, Pemkab Karo Jalin Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI,Layanan Administrasi Lebih Cepat
Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan kepada warga sekitar, hingga awak media menyoroti hal tersebut.
Kecurigaan terindikasi bahwa pengerjaanya bukan bagian dari gotong royong warga sekitar perumahan.
“pengerjaan proyek itu bukan gotong royong warga, tapi dari pemerintah,” ujar Bhn, warga perumahan Taman Kirana, Sabtu (2/3/22).
Baca Juga:
PLN Hadirkan Fitur Simulasi Biaya di PLN Mobile, Pelanggan Bisa Hitung Estimasi Layanan Secara Mandiri
Lebih lanjut, dari hasil investigasi awak media yang tergabung di pokja Media Center Solear (MCS) yang diketuai Jhon Simamora, mengungkapkan fakta yang ironis.
Saat kunjungan dari pengawas pekerjaan proyek UPT pengairan wilayah 2 itu Taufiq yang didampingi rekan kerjanya (2/4/22) di lokasi, dimana langsung bertemu dengan awak media menjelaskan proyek Turap Penahan Tanah (TPT) yang dikerjakan secara swakelola oleh UPT pengairan wilayah 2.
Namun tidak mampu menjelaskan secara terperinci Rancangan Anggaran Belanja (RAB) TPT tersebut.