Haerudin menyebutkan, pihaknya kini terus membina dan menjalin silatuhrahmi serta menggelar dialog antarumat beragama guna melestarikan dan menjaga kerukunan dengan saling menghargai, menghormati dan saling mencintai serta kedamaian.
"Kami mengapresiasi hubungan antarumat beragama sangat baik dan kondusif antara pemeluk Islam, Katolik, Kristen, Konghuchu dan aliran kepercayaan," katanya.
Baca Juga:
Dugaan Pemalsuan Fatwa Halal MUI untuk Kripto Diselidiki Polda Metro Jaya
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak KH Ahmad Hudori mengatakan masyarakat dapat menjaga kerukunan dan kedamaian dengan semangat persatuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Apabila, masyarakat hidup berdampingan tentu akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur yaitu terciptanya sebuah negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.
"Kita berharap semua warga dapat menjaga kerukunan, keharmonisan dan kedamaian," katanya.
Baca Juga:
BKSAP DPR dan MUI Perkuat Sinergi, Siapkan Konferensi Dukungan untuk Palestina pada Agustus 2026
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]