BANTEN.WAHANANEWS.CO, Kota Tangerang - PT PLN (Persero) UID Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol berhasil menjaga keandalan pasokan listrik pada kegiatan pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 Provinsi Banten yang digelar di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (9/5).
Kota Tangerang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan agenda pendidikan tingkat Provinsi Banten tersebut yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Baca Juga:
Jelang Haji 2026, PLN Siagakan Listrik Asrama Haji Jakarta
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti, Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, serta jajaran kepala daerah dan pemangku kepentingan sektor pendidikan di Provinsi Banten.
Sebanyak 3.416 siswa SMA, SMK, dan SKH mengikuti pembukaan ajang talenta tingkat Provinsi Banten tersebut yang berlangsung meriah dan lancar dengan dukungan pasokan listrik yang andal dari PLN.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan apresiasi atas kesiapan PLN dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Baca Juga:
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulawesi Tengah untuk Percepatan Infrastruktur Kelistrikan
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN UP3 Cikokol atas kesiapan dan respons cepat dalam memastikan pasokan listrik tetap andal selama kegiatan berlangsung. Dukungan ini sangat penting untuk menyukseskan Kota Tangerang sebagai tuan rumah Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 Provinsi Banten,” ujar Sachrudin.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan yang dihadiri ribuan peserta serta jajaran pimpinan nasional dan daerah tersebut, Manager PLN UP3 Cikokol, Badruz Zaman, mengungkapkan bahwa PLN menyiapkan skema pengamanan kelistrikan secara maksimal melalui pengecekan jaringan, kesiapan personel siaga, hingga penguatan sistem pasokan listrik di lokasi acara.
“PLN hadir untuk memastikan seluruh rangkaian pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 Provinsi Banten berjalan aman dan lancar dari sisi kelistrikan. Kami telah melakukan _assessment_ sistem kelistrikan, menyiapkan personel siaga, serta memastikan seluruh perangkat pendukung dalam kondisi optimal sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan,” ujar Badruz.