“Hadirnya SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2 ini merupakan bukti komitmen PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah Banten selaras dengan program Pemerintah Pusat,” ujar Joharifin.
Ia menjelaskan bahwa SPKLU Center di Aloha PIK 2 saat ini memiliki total 11 mesin pengisian daya yang terdiri dari 8 mesin Ultra Fast Charging dan 3 mesin Medium Charging.
Baca Juga:
Infrastruktur EV Makin Kuat, PLN Resmikan SPKLU Center ke-4 di Jakarta
“Penambahan fasilitas ini dilakukan untuk menghadirkan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik. Dengan teknologi Ultra Fast Charging, pengguna EV dapat melakukan pengisian daya secara lebih cepat sehingga mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis,” jelasnya.
Joharifin juga menegaskan bahwa PLN terus memperluas pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Provinsi Banten.
“Sebaran SPKLU di wilayah Banten saat ini sudah semakin banyak dan berada di lokasi-lokasi strategis. Ke depan, beberapa SPKLU Center lainnya juga akan terus dikembangkan,” tambahnya.
Baca Juga:
Transaksi Melejit 5 Kali, PLN Perkuat Ekosistem EV Jakarta Lewat SPKLU Center ke-4
Lebih lanjut, Joharifin mengapresiasi kolaborasi bersama Agung Sedayu Group dalam menghadirkan SPKLU Center di kawasan lifestyle dan pariwisata.
“Penempatan SPKLU di pusat gaya hidup dan pariwisata seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa transisi energi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masa depan yang lebih hijau dan bersih. Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang luar biasa bersama Agung Sedayu Group,” ujarnya.
Operation Division Deputy Head Pantai Aloha Ang Fu Shen menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU Center menjadi bagian dari pengembangan kawasan Aloha sebagai destinasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.