Sementara itu, Sekertaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi para pelaku usaha batik lokal tumbuh dan berkembang hingga puluhan unit usaha dengan tenaga kerja sekitar 700 orang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat juga bisa mengatasi kemiskinan dan pengangguran.
Pemerintah daerah juga membantu pelaku usaha batik lokal dengan mempromosikan pada kegiatan pameran - pameran juga pelatihan pembatik.
Baca Juga:
Pemkab Lebak Kelola Sampah Jadi 50 Ton RDF per Hari Melalui LSDP
"Kami belum lama ini melakukan kegiatan pelatihan para perajin batik dengan instruktur dari pembatik Yogyakarta agar produknya bisa bersaing pasar," katanya menjelaskan.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]